
Apa yang Jingga rasakan, saya pun demikian... Hanya saja sungguh saya selalu berusaha untuk tak membesar-besarkankan, terlalu banyak ketakutan :) saya sebut saja rasa
ini sebagai obat.. Obat yang dapat menyembuhkan kita di kala sakit, membuatmu lebih bertenaga.. namun jika kita ketergantungan padanya... Obat tidak akan lagi berkhasiat menyembuhkan mungkin akan memabukkan, menggelisahkan, hingga kita ketergantungan. Kita gunakan obat sesuai dosisnya saja..
Ngga, ketika saya mencintai seseorang, tentunya keinginan untuk selalu keep in touch itu ada.. Ingin selalu tahu segala sesuatu tentangnya.. sekedar keinginan Ngga... Mengintip mungkin salah satunya... Namun kembali lagi, saya tak akan memaksakan, jika cinta itu datangnya hanya dr saya.. Maka saya akan menempatkan cinta itu sebagaimana mestinya. Namun jika cinta itu berasal dari keduanya, mungkin bisa disebut dengan kita. Maka sudah lebih cukup untuk kita sama-sama mengetahui. Memperhatikan satu sama lain. ingin kita jalani seperti apa????? Itu pertanyaan berikutnya???? Intensitas bukanlah susuatu yang menjadi kebutuhan saat ini... Komitmen, kepercayaan, keterbukaan itu yg lebih penting.
Apa yang Jingga harapkan?
Apakah jawaban ini lebih dari cukup?
Atau perlu penjelasan lebih?
Mungkin kita bisa saling mengakomodasi kebutuhan kita untuk saat ini. Jika keingnan melebihi apa yang kita butuhkan? Mari kita berpikir dan saling terbuka untuk menemukn keputusan yg lebh baik untk kita. Akan ada waktunya jika semua ini tak lagi bisa mencukupkan...
*karena manusia akan terus belajar
No comments:
Post a Comment